Koleksi Ready to Wear yang Menonjolkan Teknik Couture

Dalam perjalanannya sebagai fashion designer couture, Kimberly Tandra menemukan keinginan lain membuat line ready to wear bertajuk ‘Anthesis’. 

Karena belajar teknik couture di Paris, desainer yang akrab disapa Kim itu menyatukan teknik itu ke dalam koleksi ready to wear-nya. Dan, hasilnya sangat diminati oleh pecinta Fashion. 

Sebanyak 12 tampilan lewat label Suedeson dihadirkan Kimberly warna-warna netral yang mudah untuk dipadankan, di antaranya blouse, jaket, dresscoat, dan rok asimetris hingga scarf yang dapat digunakan sehari-hari. 

“Ini koleksi ready to wear pertama aku. Sebelumnya aku bikin koleksi couture, setelah New York Fashion Week 2018 market-nya berbicara sama saya ingin pakaian yang wearable dapat digunakan sehari-hari. Saya bikin dengan signature yang khas dan ekslusif,” kata Kimberly Tandra saat ditemui dalam peluncuran di Fashionlink Senayan City, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

Menggunakan bahan material seperti gabardine, satin, polyester serta katun koleksi ini menjadi istimewa karena Kimberly sematkan bordiran bunga sepatu warna merah dengan print logo bertuliskan Suedeson di setiap pieces busana. 

Baca Juga: Perpaduan Lurik dan Batik Untuk Busana Ready to Wear

“Baju aku sebenarnya simple tapi apa yang beda dari lainnya itu di potongan badan, jahitan dan finishing-nya. Kalau dibuka dalaman baju saya enggak ada yang diobras. Karena kalau mau jadi brand internasional itu harus memikirkan kualitas dan bedanya juga di finishingnya,” ucap perempuan berusia 22 tahun itu. 

Menurut Kim, sekarang ini banyak orang dengan mudahnya menjiplak karya desainer. Inilah yang menjadi alasan Kim untuk membuat koleksi ini masih memakai sentuhan teknik couture

“Ya seperti bordiran yang aku bikin secara khusus. Sama motif stripes aku bikin ada gambar padinya, jadi bukan motif stripes biasa,” ujarnya. 

“Karena dari pengalaman teman-teman desainer yang bikin pakaian beberapa hari kemudian sudah ada di¬†online shop¬†harganya malah dijual murah lagi 200 ribuan. Makanya, aku mencegah untuk dijiplak,” tutup Kimberly Tandra.

sumber : repbulika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close

Sign in

Close

Cart (0)

Cart is empty No products in the cart.



Currency